Book Review 5

Label:


REVIEW NOVEL
“SANG PELOPOR”  Karya Sugeng (Alang-alang Timur)







Ketemu lagi nih teman, di postingan blognya Saeli… hehe
To the point saja ya, dipostingan kali ini saya akan mengupas sebuah novel berjudul “Sang Pelopor” karyanya Alang-alang Timur. Alang-alang Timur ?  Alang-alang timur itu merupakan nama pena dari Mas Sugeng. Penulis asal Klaten…
Sang Pelopor merupakan novel pertama dadi  novel Trilogi karya Alang-alag Timur. Dalam novelnya yang berjudul “Sang Pelopor” ini, Mas Sugeng memilih Klaten sebagai settingnya. Berawal dari persahabatan empat  anak desa yang masih duduk dibangku sekolah dasar. Ali, Seno, Sukar dan Sulthan. Mereka adalah empat sekawan yang merasakan kesulitan dalam belajar di Sekolah Dasar didesanya tinggal. Guru yang kurang memperlakukan mereka dengan kasih sayang, peraturan yang mengekang dan segala sesuatu yang membuatnya mereka menjadi malas untuk belajar. Hingga suatu hari Sulthan melakukan kesalahan disekolahnya dan hal itu menjadi penyebab ia dikeluarkan dari sekolah. Ali, Seno dan Sukar merasa kasihan, karena bagaimanapun mereka adalah sahabat dan sangat sulit bagi mereka untuk berpisah. Hingga suatu hari mereka semua memutuskan untuk pindah sekolah, meskipun awalnya hal itu mendapat tentangan keras dari orag tua mereka, tetapi dengan berbagai argumen akhirnya mereka mendapat izin. Madrasah Kampung Sawah, sekolah dengan bangunan seadanya yang  terletak di tengah-tengah sebuah sawah. Disanalah mereka menuntut ilmu, merasakan sitem pendidikan yang berbeda sekali dengan Sekolah mereka sebelumnya. Mereka diajari dengan keteladanan, belajar secara nyata dialam terbuka, mereka senantiasa disuguhi dengan kasih sayang, dengan ketulusa guru-guru mereka. Sehingga mereka terbentuk mendai pribadi yang luar biasa. Menciptakan penemuan-penemuan yang membawa perubahan didesa mereka tinggal. Novel ini sagat cocok untuk dibaca para remaja dan kalangan umum, sebagai motivasi untuk membentuk kepribadian anak menjadi luar biasa.
Selamat Membaca….. J

0 komentar:

Posting Komentar